Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sejarah Lahirnya Hazton II

Hazton Djoko Juniwarto

by: Ibnu Kharis
Akhirnya melalui komunikasi dan kordinasi Djoko Juniwarto dari pihak BI Kalbar (saat ini KPw. BI Purwokerto Banyumas) dengan pihak dinas pertanian Kalbar, dilakukanlah rekayasa budidaya padi untuk mengatasi permasalahan di atas. Rekayasa ini di inisiasi oleh Ir. Hazairin, M.S. selaku Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat dan Anton Komaruddin, SP., MSi. Selaku staf pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat (saat ini kepala Balai Benih Padi Provinsi Kalbar).

Disiapkanlah 1000 ember dengan ditanami padi berbagai macam pola. Mulai dari yang mengandalkan anakan satu persatu ala SRI, jiwir 5 ala Konven, sampai sistem ombol 10, 20, 30, 40, 50 bibit per lobang.

Sistem tanamnya pun mengadopsi berbagai macam sistem, mulai yang tidak ada jaraknya, jarak sedang, hingga jarak tertentu ala sistem legowo. Selama proses rekayasa tanam padi ini juga menggunakan berbagai macam pupuk, mulai dari yang alami ala pupuk kandang, dan berbagai pupuk kimia. Semua ini digunakan untuk menguji berbagai macam cara dalam bercocok tanam padi.

Ternyata hasil yang paling bagus adalah padi yang menggunakan bibit tua, dengan 20-30 bibit perlobang. Dengan perlakuan khusus seperti saat mengolah lahan, saat ndaud/mencabut, saat pemupukan di berbagai usia setelah tanam. Jadi hazton mengehendaki tanaman padi indukan bukan anakan.

Sehingga padi indukan ini diharapkan bisa memproduksi lebih banyak, dengan malai panjang dan bulirnya lebat. Efek positif yang ditimbulkan dari penanaman pola ini adalah usia panen yang lebih cepat dibanding sistem anakan.

Setelah dilakukannya rekayasa tersebut, pihak BI mendorong agar mengaplikasikan dan menyebarkan sistem ini. Sistem ini akhirnya dinamakan sistem tanam Hazton karena diambil dari 2 nama Hazairin dan Anton komarudin. Selain itu juga karena Hazton yang bisa memproduksi dua kali lipat dari sistem biasa/sebelumnya alias Hazilnya berTon-ton.


Itulah Hazton dari Kalbar untuk Indonesia

Post a Comment for "Sejarah Lahirnya Hazton II"